Rabu, 21 Desember 2011

belajar berkebun (part 1)


punya rumah baru, ada sisaan lahan, hanya ditumbuhi rumput dan rumput... dua tiga hari klo ngga dipotong rumputnya dah pada gondrong, waduh...cape deh gue, kaya pegawai salon, bentar-bentar motong rumput, mending ada yang bayar, lah ini dah ngga ada yang bayar ngga ada yang mau beli ni rumput (hahaha.... habisnya kambing yg doyan makan rumput ngga ada yg tajir, maunya makan rumput gretongan aja)
pikir dipikir mendingan nih lahan aku bikin kebun herbal aja, tp aku belum tau ilmunya sama sekali, coba browsing di internet, ada beberapa cara lumayan yahuud nih buat nanam-nanam pohon dari biji-bijian buat bumbu masak.

Cabe

Buang biji cabai yang tidak kita gunakan dalam memasak dan sebarlah biji cabai ini di pot yang telah diisi tanah subur. Masih ingin lebih mudah lagi? Sebar saja biji cabai di atas tanah tempat kita akan memelihara tanaman ini tanpa perlu menyiapkan pot sebagai sebagai media tanam.

Lengkuas

Taruh lengkuas di atas pot berisi tanah subur yang telah kita siapkan. Tunggulah beberapa minggu sampai daunnya mulai tumbuh dan beberapa bulan kemudian kita dapat menikmati ‘panen’ lengkuas ini. Cara ini dapat kita lakukan juga untuk mencegah agar lengkuas menjadi kering karena terlalu lama kita diamkan sebelum kita gunakan untuk memasak.

Temu Kunci

Cara yang sama dapat kita lakukan untuk menanam temu kunci. Taruh lah temu kunci di atas pot berisi tanah subur yang telah kita siapkan. Tunggulah beberapa minggu sampai daunnya mulai tumbuh dan beberapa bulan kemudian kita dapat menikmati ‘panen’ temu kunci ini. Cara ini dapat kita lakukan juga untuk mencegah agar temu kunci menjadi kering karena terlalu lama kita diamkan sebelum kita gunakan untuk memasak.

Kunyit (kunir)

Masih dengan cara yang sama, taruh lah kunyit di atas pot berisi tanah subur yang telah kita siapkan. Tunggulah beberapa minggu sampai daunnya mulai tumbuh dan beberapa bulan kemudian kita dapat menikmati ‘panen’ kunyit ini. Cara ini dapat kita lakukan juga untuk mencegah agar kunyit menjadi kering karena terlalu lama kita diamkan sebelum kita gunakan untuk memasak. Selain kunyitnya sendiri, daun kunyit pun dapat kita manfaatkan untuk memasak, misalnya memasak rendang.

Jahe

Ada satu hal yang perlu kita perhatikan sebelum memulai cara yang sama dengan menanam lengkuas. Yaitu jahe yang akan kita tanam sebaiknya diletakkan di tanah yang cukup kering, tidak lembab.

Tomat

Sebar biji tomat di atas permukaan tanah di dalam pot. Tujuan meletakkan biji tomat di atas tanah dan bukan di dalam tanah adalah untuk memberi kesempatan biji-bijian ini untuk menjadi kering dan akhirnya siap menjadi bibit. Ketika biji kering seiirng dengan waktu, biji tomat ini akan ‘berinteraksi’ dengan tanah dan menjadi bibit tomat.

Daun Katuk

Untuk bunda yang masih dalam masa menyusui bayinya, memiliki tanaman katuk merupakan hal yang ‘wajib’ dilakukan. Sudah menjadi rahasia umum jika daun katuk dapat memperbanyak asi. Lalu bagaimana cara menanam daun katuk? Cukup dengan menggunkan sistem stek. Tancapkan batang daun katuk yang sudah diambil daunnya, ke dalam tanah. Hanya butuh waktu beberapa minggu kita dapat melihat daun-daun baru tumbuh di batang yang kita tanam tadi.

Namun tentu saja aktivitas berkebun tidak hanya sebatas menanam, menyiram tanaman adalah hal yang wajib dilakukan setiap harinya (terutama untuk tanaman cabe). Agar bunda tidak merasa berat dalam melakukannya, saran saya tanamlah dua atau tiga tanaman dulu sebagai permulaan. Setelah tanaman menjadi subur, Bunda pasti akan lebih bersemangat untuk menanam lebih banyak dan merawatnya dengan lebih baik. Jangan lupa untuk memberi pupuk agar tanaman menjadi subur.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar