Rabu, 27 Juni 2012

MENU SEDERHANA FAVORITKU (UNTUK MAKAN SIANG)


CUMI ASIN CABE HIJAU
Bahan-bahannya :
1.       Cumi asin sebanyak  500 gram, rendam dulu atau cuci bersih sebelum dipotong sesuai selera
2.       Minyak untuk menumis sebanyak 3 sendok makan
3.       Irisan Bawang Bombay sebanyak 100 gram (atau kira-kira ½ atau 1 buah)
4.       Bawang putih sebanyak 2 siung, memarkan terlebih dahulu lalu cincang halus
5.       Cabe hijau sebanyak 100 gram, buang bijinya, lalu iris secara melintang
6.       Saus tomat sebanyak 2 sendok makan
7.       Saus tiram sebanyak  1 sendok makan
8.       Kecap manis sebanyak 1 sendok makan
9.       Air putih sebanyak 150 ml
10.    Merica bubuk secukupnya atau sedikit saja
11.    Garam sedikit saja, karena bahan dasar dari masakan ini adalah cumi asin
12.    Tambahkan gula pasir secukupnya

Setelah bahan-bahan sudah siap, maka mulailah memasak dengan cara-cara dibawah ini :
Cara memasaknya :
1.       Panaskan minyak goreng untuk menumis bawang bombay dan bawang putih hingga baunya harum . lalu masukkan ikan cuminya hingga warnanya berubah.
2.       Masukkan cabe hijau, saus tomat, saus tiram, kecap manis, air putih, merica bubuk, garam, dan gula pasir. Aduk-aduk sampai rata. masak hingga matang.
Selamat memasak…..
Tambahan : harga cumi asin lebih mahal dari harga ayam potong loh…. Dengan perbandingan 1:2

Selasa, 26 Juni 2012

Anakku: Belajarlah menjadi anak yang sholeh


NASIHAT LUQMAN KEPADA ANAKNYA  (Q.S LUQMAN 12-19)

Anakku Naurah Adelaide tersayang, catatan yang mamah buat hari ini, semoga dapat bermanfaat untuk hidupmu kelak. Pesan ini mama ambil dari Alquran, kisah seorang hamba mulia (Luqmanul Karim) yang berpesan untuk anaknya.

v Selalu senantiasa Bersyukur kepada Allah SWT.  
“Barang siapa yang bersyukur kepada Allah, maka ia bersyukur untuk dirinya sendiri, dan barang siapa yang tidak bersyukur, sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji”
v Janganlah mempersekutukan Allah
v Berbuat baiklah kepada ibu bapak
v Jika orang tuamu memaksamu mempersekutukan Allah, maka janganlah kamu mengikutinya. Dan pergaulilah kedua orang tuamu dengan baik di dunia.
v “hai anakku, sesungguhnya jika ada sesuatu perbuatan seberat biji sawi dan berada dalam batu atau di langit, atau didalam bumi, niscaya Allah akan membalasnya. Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui”
v “hai anakku,dirikanlah shalat dan suruhlah manusia mengerjakan yang baik dan cegahlah mereka dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Itulah yang diwajibkan oleh Allah”
v “ Duhai anakku, Janganlah kamu sombong dan angkuh, dan jangan pula senang membanggakan diri”
v “ Anakku, Sederhanakanlah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu”  

Doa mama untukmu…
“Semoga Allah membimbingmu menjalankan amanah ini, Jadilah anak yang sholeh dan menjadi golongan orang-orang yang bahagia hidup dunia dan akhirat. Amin…”

Kamis, 21 Juni 2012

UANG TIDAK BERBICARA : MUNGKIN HANYA BERBISIK



Uang. Uang. Uang .  praktisnya, hampir semua orang ingin memiliki setumpuk uang. Mungkin dari sebagian besar kita beranggapan bahwa “ Tak ada hal apapun yang lebih berharga dibanding uang”
Uang mempengaruhi seluruh aspek kehidupan kita dalam tingkat tertentu. Jumlah uang yang kita miliki bisa mempengaruhi hubungan persahabatan, rumah tangga, kesenangan, dan kesehatan. Uang memang bisa memberi  banyak hal kepada kita, kadang kita sampai terlena, sehingga uang bisa mengendalikan hidup kita.  Masalahnya terletak pada ketidaksediaan kita menerima kebenaran tentang uang.  “Uang memang bisa memberikan banyak hal kepada kita, namun tidak bisa memberikan satu hal, adalah memberi kesenangan sejati yang timbul dari penghargaan terhadap diri sendiri, prestasi dan kepuasan hati.”
Banyak hal di dalam hidup ini yang tidak bisa diselesaikan dengan uang, betapapun kaya diri kita. Dalam banyak kasus, memiliki lebih banyak uang, justru mencegah kita memperoleh berbagai hal penting bagi kita. Banyak orang kaya tampaknya tidak lebih bahagia dibanding orang dengan penghasilan sedang-sedang saja. Orang kaya tidak lebih banyak tertawa, tidak lebih sering melompat kegirangan, dan juga tidak lagi terbawa oleh hidup. Beberapa penelitian, membuktikan bahwa orang-orang kaya secara ukuran rasional justru ternyata jauh tidak merasakan bahagia yang seharusnya menyertai kekayaan mereka.
Tentunya, kekurangan uang untuk memenuhi berbagai kebutuhan dasar membuat kita tidak bahagia dan tidak puas terhadap posisi hidup kita. Meskipun demikian, tidak berarti memiliki banyak uang akan benar-benar membuat hidup kita bahagia. Namun, pada umumnya makin banyak uang yang masuk di dalam hidup kita tidak akan membawa hidup kita melewati keadaan netral. Setelah kita melewati keadaan netral, kebahagiaan akan bergantung pada hal-hal yang tidak bisa dibeli oleh uang.
Uang bisa menjadi sarana untuk menikmati hidup secara utuh, kekayaan akan meningkatkan hidup bila kita memiliki sikap yang sehat terhadap uang. Semestinya, kita memandang kekayaan sebagai sarana menuju tujuan akhir, bukannya sebagai tolak ukur harga diri kita sebagai individu, adalah hal yang sangat penting.

Ø  Uang bisa bicara
Ø  Saya tidak menyangkalnya
Ø  Saya pernah mendengarnya
Ø  Ia berkata “Selamat tinggal”
(Richard Armour)

“ kemiskinan akan harta benda bisa disembuhkan dengan mudah; namun kemiskinan jiwa tak mungkin bisa disembuhkan”